You are currently viewing Dari Bekas Pabrik ke Panggung Nasional, Hope Mill Theatre Cetak Sejarah di Inggris

Dari Bekas Pabrik ke Panggung Nasional, Hope Mill Theatre Cetak Sejarah di Inggris

Transformasi bekas pabrik berstatus Grade II di Manchester menjadi pusat seni pertunjukan kini berbuah pengakuan nasional. Hope Mill Theatre resmi meraih penghargaan Teater Independen Terbaik Tahun Ini pada The Stage Awards 2026.

Upacara penghargaan berlangsung di Royal Opera House, tepatnya di Linbury Theatre, dan mempertemukan para pelaku industri teater dari seluruh Inggris. Ajang ini dikenal luas karena menyoroti pencapaian teater besar sekaligus memberi ruang bagi inovator independen.

Pendiri Hope Mill Theatre

Didirikan pada 2015 oleh Joseph Houston dan William Whelton, Hope Mill Theatre tumbuh dari inisiatif sederhana menjadi pusat produksi yang produktif dan berpengaruh. Hanya berbekal pinjaman awal £10.000, keduanya berhasil menciptakan ruang kreatif yang kini diperhitungkan secara nasional.

Repertoar Hope Mill Theatre mencerminkan keberanian artistik. Mereka memadukan musikal populer, parodi, hingga karya klasik dengan pendekatan modern dan inklusif. Pementasan Macbeth dengan pemeran perempuan dan non-biner, serta produksi Young Frankenstein bersama Ore Oduba, menjadi contoh komitmen mereka terhadap keberagaman dan inovasi.

Peran Hope Mill Theatre tidak berhenti di panggung. Mereka aktif mengembangkan talenta muda melalui program pendidikan dan kolaborasi dengan Northern School of Contemporary Dance. Festival LGBTQ+ Turn On Fest yang mereka gagas juga memperkuat posisi teater ini sebagai ruang aman dan inklusif bagi komunitas.

Tahun 2026 menjadi tonggak penting bagi Hope Mill . Selain merayakan ulang tahun ke-10, mereka bersiap meluncurkan Hope Mill Theatre Arts yang menawarkan program gelar di bidang Teater Musikal. Produksi besar seperti Disney’s High School Musical di The Lowry juga telah dijadwalkan pada musim panas mendatang.

Namun di balik pencapaian tersebut, para pendiri Hope Mill menyuarakan kekhawatiran. Mereka menilai banyak teater independen dan tempat pertunjukan akar rumput tuna55 berada di bawah tekanan serius akibat keterbatasan pendanaan. Menurut mereka, tanpa dukungan publik dan kebijakan yang memadai, Inggris berisiko kehilangan ruang-ruang seni yang menjadi fondasi kreativitas lokal.

Editor The Stage, Alistair Smith, merangkum penghargaan tahun ini sebagai bukti bahwa teater Inggris tengah berada dalam fase percaya diri dan berpandangan ke depan—menggabungkan ambisi artistik, kepemimpinan kuat, serta keterlibatan komunitas yang nyata.

Leave a Reply