You are currently viewing Kahudi Wahyu Merasa Tertantang dan Kian Termotivasi oleh Pengalaman Baru

Kahudi Wahyu Merasa Tertantang dan Kian Termotivasi oleh Pengalaman Baru

Performa impresif PSBS Biak di pekan ke-17 BRI Super League 2025/26 tak lepas dari sentuhan caretaker mereka, Kahudi Wahyu. Tim asal Papua itu sukses membukukan kemenangan meyakinkan 4-1 atas Bhayangkara Presisi Lampung FC dalam laga yang digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman. Menariknya, PSBS sudah unggul empat gol tanpa balas sejak babak pertama.

Tambahan tiga poin tersebut memberi napas lega bagi PSBS dalam persaingan papan bawah. Meski masih berada di posisi ke-15 dari total 18 tim, PSBS kini mulai menjauh dari ancaman degradasi.

Dengan koleksi 16 poin, PSBS unggul enam angka dari Persis Solo yang berada tepat di batas zona merah dengan raihan 10 poin. Hasil positif itu juga mengantarkan Kahudi Wahyu menyabet penghargaan Coach of The Week pada pekan tersebut.

Sebagai pelatih yang baru pertama kali merasakan atmosfer kompetisi tertinggi nasional, Kahudi mengaku tak menyangka mendapatkan apresiasi tersebut. Ia menilai apa yang dilakukannya sejauh ini masih sebatas tahap awal dalam membangun fondasi tim.

Kahudi Wahyu Berterima Kasih

Saya cukup terkejut dengan penilaian ini dan tentu berterima kasih. Yang saya lakukan belum banyak, lebih ke arah mengamati, menata ulang tim, serta memperkuat kebersamaan para pemain, ujar Kahudi.

Dalam perannya sebagai caretaker, ia juga mulai berani melakukan penyesuaian strategi. Setelah sebelumnya PSBS cenderung bermain bertahan saat menghadapi PSIM Yogyakarta dan Malut United, Kahudi mencoba pendekatan berbeda saat melawan Bhayangkara.

Kami mencoba memainkan dua penyerang supaya permainan lebih seimbang. Formasi juga diubah dari 3-4-3 menjadi 3-5-2, jelasnya.

Menangani PSBS menjadi pengalaman perdana bagi Kahudi Wahyu sebagai pelatih kepala di level teratas. Ia mengakui tantangan di Super League jauh berbeda dibandingkan kompetisi sebelumnya.

Jujur saja saya tidak pernah membayangkan bisa berada di PSBS. Atmosfernya sangat berbeda dibanding Liga 2, baik dari segi sistem, kualitas pemain, maupun ritme pertandingan. Ini tantangan baru yang sangat berharga bagi saya, tuturnya saat di temui Tuna55

Menurut Kahudi, kesempatan bertemu pelatih-pelatih papan atas, termasuk pelatih asing, menjadi pengalaman belajar yang penting untuk perkembangan kariernya.

Sebelum bergabung dengan PSBS, Kahudi sempat menangani PSIS Semarang di ajang Pegadaian Championship 2025/26, meski kebersamaan tersebut hanya berlangsung beberapa laga.

Ujian berikutnya sudah menanti. Pada pekan ke-18 BRI Super League 2025/26, PSBS dijadwalkan bertandang ke markas Persib Bandung pada 25 Januari mendatang, sebuah tantangan berat untuk menjaga momentum positif mereka.

Leave a Reply