You are currently viewing Pandji Pragiwaksono Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Pertunjukan Mens Rea

Pandji Pragiwaksono Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Pertunjukan Mens Rea

Kesuksesan besar pertunjukan stand-up comedy Mens Rea di platform streaming tidak membuat Pandji Pragiwaksono tergoda untuk mengulang karya yang sama. Komika berusia 46 tahun tersebut memastikan bahwa Mens Rea hanya akan hadir satu kali dan tidak akan memiliki kelanjutan dengan judul serupa, meskipun mendapat sambutan luar biasa dari publik.

Judul tidak pernah saya ulang. Setiap karya selalu berbeda, ujar Pandji melalui kanal YouTube miliknya, Kamis (15/1/2026). Ia menegaskan bahwa prinsip tersebut telah ia pegang sejak awal berkarier sebagai komika profesional.

Viralnya Mens Rea Peringkat Pertama di Indonesia

Mens Rea yang tayang perdana di Netflix pada 27 Desember 2025 mencatatkan pencapaian gemilang. Pertunjukan tersebut sempat menduduki peringkat pertama kategori TV Shows di Indonesia selama dua pekan berturut-turut pada Januari 2026. Capaian itu menjadikan Mens Rea sebagai salah satu pertunjukan stand-up comedy lokal paling sukses dalam sejarah platform streaming tersebut.

Meski demikian, Pandji menilai pertunjukan spesial stand-up comedy serupa dengan album musik. Setiap karya harus memiliki identitas, tema, dan judul yang berbeda. Karena itu, menurutnya, pertanyaan yang lebih relevan bukanlah apakah Mens Rea akan kembali, melainkan apakah ia akan menghadirkan pertunjukan tunggal lainnya di masa depan.

Lebih spesifik lagi, apakah saya akan stand-up ngomongin politik lagi, ujar Pandji. Ia pun menjawab pertanyaan tersebut dengan tegas. Pandji memastikan bahwa konser komedi tetap akan ia lakukan, meski proses kreatifnya tidak singkat.

Mens Rea sendiri berdurasi sekitar dua jam dan melalui proses penulisan materi lebih dari satu tahun. Materi tersebut juga diuji berkali-kali di berbagai panggung sebelum akhirnya dianggap matang dan layak direkam sebagai pertunjukan spesial.

Soal tema, Pandji tidak ragu menyatakan bahwa politik akan tetap menjadi napas utama dalam karyanya. Ia mengaku isu politik adalah hal yang paling dekat dengan pengalaman, pemikiran, dan kegelisahannya sebagai warga negara.

Apakah saya akan bikin spesial lagi? Akan. Apakah temanya politik? Pasti, katanya.

Pandji juga menegaskan bahwa kontroversi yang sempat muncul akibat materinya, termasuk laporan ke Polda Metro Jaya, tidak akan menghentikan langkahnya untuk terus berkarya. Ia memastikan akan tetap naik panggung, menyuarakan kritik sosial dan politik melalui stand-up comedy, dengan judul baru dan pendekatan yang segar. Tuna55

Leave a Reply